Penjelasan Produk
Pembiayaan Modal Kerja (PMK) merupakan fasilitas pinjaman yang diberikan kepada calon nasabah perorangan, maupun perusahaan dalam mata uang rupiah untuk membiayai aktiva lancar atau modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha.
Jenis Akad
- Murabahah
- Salam
- Isthisna
- Musyarakah
- Mudharabah
Jangka Waktu
- Jangka Pendek: pembiayaan dengan jangka waktu maksimal 1 (satu) tahun
- Jangka Menengah: pembiayaan dengan jangka waktu
- Pembiayaan dengan jangka waktu maksimal 3 tahun
- Jangka Panjang : pembiayaan dengan jangka waktu
- lebih dari 3 tahun
Plafond Pembiayaan
- Mikro : s/d Rp100.000.000,-
- Ritel : s/d 5.000.000.000,-
- Komersial : Diatas 5.000.000.000,-
Marjin: TBD
Tujuan Pembiayaan
- Kebutuhan membayar biaya produksi
- Pembelian material (bahan baku)
- Perdagangan barang dan jasa
- Pekerjaan proyek pembiayaan Modal Kerja diberikan untuk semua usaha yang dinilai memiliki prospek dan tidak melanggar prinsip syariah
Agunan
- Tanah dan Bangunan/Tanah Kosong dengan bukti kepemilikan SHM
- BPKB
- Agunan Tunai
Biaya Administrasi
Risk Acceptance Criteria
- Tidak termasuk Daftar Hitam Nasional (DHN) Bank Indonesia dalam 2 (dua) tahun terakhir
- Tidak termasuk Daftar Hitam Individual Bank (DHIB)
- Tidak sedang dalam proses write off dan apabila pernah write off posisinya telah lunas
- Tidak sedang dalam proses AYDA (Agunan Yang Diambil Alih)
- Tidak masuk dalam kolektibilitas 3, 4 dan 5 (Non Performing Financing) berdasarkan hasil SLIK Checking, kecuali yang disebabkan tunggakan annual fee credit card wajib dilunasi
- Kriteria Bisnis :
b. Positif Site Visit
c. Nasabah atau key person memiliki pengalaman usaha di bidang yang sama minimal 3 tahun
d. Telah membukukan laba dalam 2 (dua) tahun terakhir
Persyaratan
Nasabah Perorangan :
a. Permohonan pembiayaan yang telah ditandatangani oleh nasabah
b. Copy KTP, Copy NPWP,Akta Nikah (Akta Cerai) dan KK Suami Istri
c. Nomor Induk Berusaha (NIB)/ Surat Keterangan Usaha (untuk plafond pembiayaan < 100 Juta)
d. Dokumen Tambahan Lainnya.
Nasabah Non Perorangan :
a. Permohonan pembiayaan yang telah ditandatangani oleh nasabah
b. Copy Akta Pendirian
c. Copy KTP, Copy NPWP (Pemilik dan Pengurus)
d. Company Profile
e. Nomor Induk Berusaha (NIB)
f. Dokumen Tambahan Lainnya.
Manfaat dan Risiko
|
Manfaat |
Risiko |
|
Margin dari bersifat fix/tetap/tidak dipengaruhi suku bunga pasar sehingga apabila suku bunga pasar mengalami kenaikan/penurunan maka margin Nasabah tidak mengikuti suku bunga pasar tersebut. |
Margin bersifat fix (tetap) sehingga tidak mempengaruhi suku bunga pasar risiko pasar jika suku bunga pasar mengalami perubahan naik dan turun, maka Nasabah tidak mengikuti perubahan suku bunga pasar tersebut. |
|
Dengan kepastian margin maka Nasabah mendapatkan kepastian angsuran selama jangka waktu pembiayaan. |
Pelunasan dalam pembiayaan seluruhnya dilakukan sebelum jatuh tempo, Nasabah akan membayar seluruh sisa harga jual (sisa pokok dan sisa margin yang belum dibayarkan). |
|
|
Apabila pembayaran tersendat, maka dapat dikenakan biaya tambahan berupa ganti rugi (misal : biaya restrukturisasi, biaya administrasi, biaya lelang, dan biaya lain-lain). |
|
Jika kewajiban angsuran Nasabah menunggak, maka dapat berakibat pada penurunan kredibilitas Nasabah di dalam catatan Bank. |
|
|
Risiko reputasi adalah tercatatnya riwayat pembiayaan pada Sistem Laporan Informasi Keuangan (SLIK) ketika Nasabah menunggak pembayaran. |
|
|
Pembiayaan untuk pembelian atau mengagunkan berupa Kantor, Toko & Kos, atau tujuan penggunaan dana pembelian barang untuk perluasan/tambahan usaha, maka akan dilaporkan sebagai pembiayaan investasi. |
Sampaikan pertanyaan & pengaduan anda ke :